Obat Penyakit Sipilis Cowok

Apa itu sifilis?

Sifilis adalah infeksi menular seksual yang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius jika tidak diobati. Sifilis dibagi menjadi beberapa tahap (primer, sekunder, laten, dan tersier). Ada tanda dan gejala yang berbeda yang terkait dengan setiap tahap.

Bagaimana sifilis menyebar?

Anda bisa mendapatkan sifilis dengan kontak langsung dengan sifilis selama seks vaginal, anal, atau oral. Anda dapat menemukan luka pada atau sekitar penis, vagina, atau anus, atau di rektum, di bibir, atau di mulut. Sifilis dapat menyebar dari ibu yang terinfeksi ke bayinya yang belum lahir.

Seperti apa sifilis itu?

Sifilis dibagi menjadi beberapa tahap (primer, sekunder, laten, dan tersier), dengan tanda dan gejala berbeda yang terkait dengan setiap tahap. Seseorang dengan sifilis primer umumnya mengalami luka atau luka di tempat infeksi yang asli. Luka ini biasanya terjadi pada atau di sekitar alat kelamin, sekitar anus atau di rektum, atau di dalam atau di sekitar mulut. Luka ini biasanya (tapi tidak selalu) kencang, bulat, dan tidak menimbulkan rasa sakit. Gejala sifilis sekunder meliputi ruam kulit, kelenjar getah bening bengkak, dan demam. Tanda dan gejala sifilis primer dan sekunder bisa ringan, dan mungkin tidak diperhatikan. Selama tahap laten, tidak ada tanda atau gejala. Sifilis tersier berhubungan dengan masalah medis yang parah. Seorang dokter biasanya dapat mendiagnosa tersier sifilis dengan bantuan beberapa tes. Hal ini dapat mempengaruhi jantung, otak, dan organ tubuh lainnya.

Sifilis adalah penyakit yang sangat menular yang terutama menyebar melalui aktivitas seksual, termasuk seks oral dan anal. Terkadang, penyakit itu bisa diteruskan ke orang lain melalui ciuman berkepanjangan atau kontak tubuh yang erat. Meskipun penyakit ini menyebar dari luka, sebagian besar luka tersebut tidak dikenali. Orang yang terinfeksi sering tidak menyadari penyakit ini dan tanpa sadar menyerahkannya pada pasangan seksualnya.

Wanita hamil dengan penyakit ini bisa menularkannya ke bayi mereka. Penyakit ini, disebut sifilis kongenital, bisa menyebabkan kelainan atau bahkan kematian pada anak.

Sifilis tidak dapat disebarkan oleh kursi toilet, kenop pintu, kolam renang, bak air panas, bak mandi, pakaian bersama, atau peralatan makan.

Apa Penyebab Sifilis?

Sifilis disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum.

Sifilis pernah menjadi ancaman kesehatan masyarakat utama, yang umumnya menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang serius seperti radang sendi, kerusakan otak, dan kebutaan. Ini menantang pengobatan yang efektif sampai akhir 1940-an, ketika antibiotik penisilin pertama kali dikembangkan.

Apa obat sipilis yang bagus..?

Menurut CDC, tingkat kasus sifilis baru telah menurun drastis pada tahun 1990an dan pada tahun 2000 mencapai titik terendah sepanjang masa sejak pelaporan dimulai pada tahun 1941. Namun, kasus baru syphillis meningkat dua kali lipat antara tahun 2005 dan 2013 dari 8.724 menjadi 16.663.

Bagaimana Saya Tahu Jika Saya Memiliki Sifilis?

Infeksi sifilis terjadi dalam tiga tahap yang berbeda:

Sifilis dini atau primer. Orang dengan sifilis primer akan mengalami satu atau lebih luka. Luka biasanya ulkus kecil tanpa rasa sakit. Mereka terjadi pada alat kelamin atau di dalam atau di sekitar mulut di suatu tempat antara 10-90 hari (rata-rata tiga minggu) setelah terpapar. Bahkan tanpa perawatan mereka sembuh tanpa bekas luka dalam enam minggu.

Ruam tahap kedua di telapak tangan.

Tahap kedua bisa berlangsung satu sampai tiga bulan dan dimulai dalam enam minggu sampai enam bulan setelah terpapar. Orang dengan sifilis sekunder mengalami kemerahan “tembaga sen” ruam biasanya di telapak tangan dan telapak kaki. Namun, ruam dengan penampilan berbeda bisa terjadi pada bagian tubuh yang lain, terkadang menyerupai ruam yang disebabkan oleh penyakit lain. Mereka mungkin juga mengalami kutil yang lembab di pangkal paha, bercak putih di bagian dalam mulut, kelenjar getah bening yang membengkak, demam, dan penurunan berat badan. Seperti sifilis primer, sifilis sekunder akan sembuh tanpa pengobatan.

Sifilis laten Di sinilah infeksi tertidur (tidak aktif) tanpa menimbulkan gejala.

Sifilis tersier Jika infeksi tidak diobati, penyakit ini kemudian dapat berlanjut ke stadium yang ditandai dengan masalah berat dengan jantung, otak, dan saraf yang dapat menyebabkan kelumpuhan, kebutaan, demensia, tuli, impotensi, dan bahkan kematian jika tidak diobati. http://obatsipilisdenature.com/